• 25

    Jan

    6 Ketakutan Pejabat di Indonesia

    Pejabat di Indonesia rata-rata takut terhadap 6 hal yang tertulis di bawah ini. Dari mana sumbernya? Apakah mereka pernah mengisi kuesioner ketakutan? Ah, mana mungkin mereka mau. Lha wong melaporkan kekayaannya saja sulitnya minta amplop! Takut jabatan, kekuasaan, fasilitas, dan segala tetek bengek yang berhubungan dengan “hidup enak” sebagai pejabat hilang disamber orang lain Takut tokoh yang diidolakannya dijelek-jelekin (walaupun sudah jelek beneran) Takut hartanya habis karena terlampau banyak orang miskin di negeri yang subur makmur ini Takut mati karena tidak bisa lagi menipu, menginjak-injak harkat dan martabat orang lain, memaksa, menindas, dan menjebak Takut kehilangan pendukung dan sponsor dalam melanggengkan kekuasaan dan atau jabatannya Takut dikero
  • 18

    Jan

    Asuransikan Saja Sekalian Pantat Pimpinan Banggar DPR

    Hari ini Rakiyat kembali teriris hatinya melihat timelines dan portal berita ramai membicarakan perihal kursi untuk pimpinan Badan Anggaran DPR. Lho, cuma kursi saja koq sampai terisis? Gimana gak terisis, lha kursi buatan Jerman itu 24 Juta Rupiah! Itupun belum apa-apa. Kursi hanyalah bagian kecil dari total anggaran renovasi ruang rapat Banggar senilai 20 Milyar. 20 Milyar sodara-sodara! foto: lensaindonesiadotcom Kata orang-orang di Badan Kehormatan (BK) DPR sih, yang mengusulkan adalah manusia-manusia yang ad...
  • 11

    Jan

    Mata Rakiyat Dicolok Banggar DPR

    Terbelalak mata rakiyat pas baca berita di detiknews pagi tadi. Untuk rakiyat cepat-cepat menahan dengan tangan yang sebenarnya lagi banyak kotoran. Maklum, rakyat lagi kerja bakti bersihin got. Eh, tau-tau rakiyat ngintip lektope si Oding, temen rakiyat yang doyan onlen, lagi baca berita. Kontan aje, mata rakiyat terbelalak. Mendelik, kesel, dan mau muntah! Beritanya kayak begini: Yang bikin hati rakiyat mencelos dan mata ampir copot bukanlah nilai anggarannya. Mau s...
  • 11

    Jan

    Presiden, Inilah Rakyatmu di Sliweran Jalan

    Presiden, inilah realitas yang mungkin kamu tak bisa melihatnya sendiri. Boleh jadi selama ini kamu cuma mendengar dari orang-orang yang membantumu. Nah, aku membantumu untuk bisa melihat realitas rakyat kita, eh rakyat mu. Eh, sebenarnya kami ini rakyat endonesya atau rakyatmu sih? “apapun yg sempat kujempret dalam persliweran jalanku, tanpa deskripsi, tanpa sensor, apa adanya.” From Sliweran Jalan, posted by Mataharitimoer Mt on 8/24/2011 (8 items)
  • 23

    Jul

    Presiden, Kamu Curiga?

    Pak Presiden, kamu bilang “jika Nazaruddin tak pulang, politik Indonesia penuh kecurigaan”. Apakah kamu tak ingat, bahwa jalanmu menuju kursi presiden pun dimulai dengan kecurigaan. Siapa yg lupa kasus saling curiga antara kamu dg Mega? Yang rakijat rasakan, politik di endonesya didasari dg saling curiga dan konspirasi. Kamu curiga Nazaruddin tak mau pulang? Saran saya sbg rakijat yg baik, gunakan kewenanganmu utk jemput paksa si Udin, konfrontasikan dg siapapun yg terlibat konflik! Paham?!
  • 14

    Jul

    Presiden, Kapan kau mau naik KRL?

    Hai pak presiden? Apa kabarmu? Masih pusing? Semoga kamu bisa lebih santai dalam menjalani hidupmu yang begitu penuh dengan masalah. Akupun heran, kenapa ada aja sih orang yang senang menggerecoki pekerjaanmu. Yach, semoga saja mereka kapok menggoyang posisi kamu, pak. Oh iya, pak. Begini. Bapak sudah tahu kan soal perkembangan KRL Commuter Jabodetabek? Gini lho, pak. Kalo saya sih, sebagai pengguna sehari-hari KRL, sudah kebal dengan suasana sesak di dalam gerbong. Dari dulu hingga sekarang, perubahan yang dilakukan oleh pelaksana operasi KRL tak ada yang membuat nyaman penumpang. Sebenarnya keberadaan KRL Express agak lumayan pada waktu lalu. Paling tidak, ada alternatif kereta untuk mencapai kantor lebih cepat. Meskipun tiketnya lebih mahal, tapi tak masalah dari pada saya terlambat m
- Next

Author

Follow Me